Strategi Komunikasi Lingkungan DPRD Kota Pekanbaru dalam Menyerap Aspirasi Masyarakat terkait Antisipasi Banjir
DOI:
https://doi.org/10.55985/jcmo.v4i1.213Keywords:
Strategi Komunikasi, Lingkungan, Antisipasi BanjirAbstract
Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau di Pulau Sumatera, mengalami tantangan curah hujan tinggi dan banjir di beberapa wilayahnya. Komunikasi lingkungan melalui DPRD Kota Pekanbaru dan lembaga terkait serta masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini. Melalui evaluasi situasi, perencanaan, pesan persuasif, dan tindakan, program pembersihan lingkungan dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan bersih dan mengurangi risiko banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. objek pada penelitian ini adalah pembersihan drainase atau parit di Jalan Riau Ujung Kecamatan Payung Sekaki dalam antisipasi banjir di Kota Pekanbaru. Subjeknya adalah Robin Edward, S.E., M.H anggota DPRD Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi lingkungan yang dilakukan oleh DPRD Kota Pekanbaru dalam mengantisipasi banjir diwilayah tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan konsep strategi komunikasi lingkungan oleh Robert Cox yakni tahap assesment atau penilaian, perencanaan, produksi pesan, aksi dan refleksi. Hasil penelitian yakni dengan gotong royong dan program pembersihan, DPRD berhasil mengubah perilaku masyarakat dan mengurangi risiko banjir. Komunikasi lingkungan menjadi kunci dalam membentuk kesadaran dan tindakan kolektif menuju lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
References
Andriva, A. W., & Firdaus, M. (2020). Komunikasi Lingkungan Oleh Duta Lingkungan Dalam Melaksanakan Program Pelestarian Lingkungan “Sahabat Sungai Pekanbaru”. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(1), 1-14.
Anggraini, C., Ritonga, D. H., Kristina, L., Syam, M., & Kustiawan, W. (2022). Komunikasi Interpersonal. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 1(3), 337-342.
Ardian, H. Y. (2018). Kajian teori komunikasi lingkungan dalam penelitian pengelolaan sumber daya alam. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik Dan Komunikasi Bisnis, 2(1), 1–20.
Arsyad, M. (2022). Konstruksi Perencanaan Partisipatif Berbasis Profetik: Sebuah Tinjauan Teoretis dan Praktikal. Deepublish.
Chandrabuwono, A. B., & Atika, A. (2019). Komunikasi Lingkungan Masyarakat Sungai Tabuk Dalam Menjaga Kebersihan Sungai. Metacommunication: Journal of Communication Studies, 4(2), 195-205.
Fahmi. (2019). Komunikasi Lingkungan Dalam Komunikasi Islam. Jurnal Peurawi, 2, 63–76.
Iskandar, D. (2023, Mei 25). Jalan Riau Kerap Jadi Langganan Banjir, Ini Kata PUPR Kota Pekanbaru. Retrieved from riaupos.jawapos.com: https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/25/05/2023/302080/jalan-riau-kerap-jadi-langganan-banjir-ini-kata-pupr-kota-pekanbaru.html
Kirana, G. D. P., & Adnan, M. F. (2022). Tata Kelola Kolaboratif Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Di Kota Padang. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(2), 319-326.
Kurniadi. 2020. Collaborative Governance dalam penyediaan infrastruktur. Yogyakarta: Grup Penerbitan CV. Budi Utama.
Novriandri, B., & Evanita, S. (2022). Strategi Komunikasi dalam Mengatasi Ternak Liar di Perumahan Bumi Lawai Permai Gunung Medan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 1777-1783.
Oktalisa, N. E. (2023). Wacana Berita Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pada Kumparan. com Periode Juli 2021 (Analisis Semiotika Sosial MAK Halliday). Medium, 11(1), 34-50.
Pratiwi, N. D. (2018). Analisis Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Di Jawa Timu. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan , 18(1), 1-13.
Prima, E. P., Wiwin, P. A., Ananda, A. C. P., Gabriela, N. V. M., & Arman, D. P. (2021). Strategi Komunikasi Lingkungan Membangun Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Sungai Jagir. Prapanca: Jurnal Abdimas, 1(1), 37-45.
Putra, R. W. (2021). Pengantar desain komunikasi visual dalam penerapan. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Robert, Cox. 2010, Environmental Communication And Public Sphere, SAGE Publication, Inc
Saputra, A. (2023). Analisis Perubahan Iklim Terhadap Produksi Perkebunan Di Kota Pekanbaru. JSMI: Jurnal Senpling Multidisiplin Indonesia, 1(2), 79-84.
Susanti, R. a. (2022). Strategi Komunikasi Lingkungan pada Pengelolaan Sampah di Jorong Galuang Kecamatan Sungai Pua. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 1806-1815.
Syahputra, M. Y., & Evanita, S. (2022). Strategi Komunikasi Persuasif Hemat Air dan Energi dalam Mewujudkan Hotel Ramah Lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 1766-1776.
Wahyudin, U. (2017). trategi Komunikasi Lingkungan Dalam Membangun Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan. Jurnal Common, 1(2).
Yasir. 2011. Perencanaan Komunikasi. Pusat Pengembangan Universitas Riau: Pekanbaru.
Yenrizal, K. L. M. P. P. (2015). Studi Etnoekologi Komunikasi Masyarakat Semende Darat Tengah. Sumatera Selatan, Disertasi, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 The Journal of Communication Management and Organization

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JCMO provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Articles published in JCMO will be Open-Access articles distributed under the terms and conditions of the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ that allows others to share — copy and redistribute the material in any medium or format; and adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms: Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use; ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






