Motif Penggunaan Second Account di Instagram pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau
DOI:
https://doi.org/10.55985/jcmo.v4i2.273Keywords:
Komunikasi, Motif, Second AccountAbstract
Motif merupakan alasan psikologis maupun sosial yang mendorong individu melakukan tindakan tertentu, termasuk dalam penggunaan media sosial. Di era digital saat ini, motif penggunaan media sosial menjadi semakin kompleks, tidak hanya sebatas kebutuhan untuk berkomunikasi, tetapi juga mencakup motif pencarian identitas, pengelolaan citra diri, dan pemenuhan kebutuhan akan privasi. Second account di Instagram ini juga merupakan hal baru yang dilakukan oleh banyak orang, terutama dikalangan mahasiswa Mereka melakukannya karena memiliki tujuan tertentu dan rata-rata yang melakukan hal tersebut adalah wanita. Penelitian ini bertujuan mengetahui data secara lengkap mengenai bagaimana motif pengguna instagram second account pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitiatif dengan teknik analisis data berupa observasi, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motif pertama yang ditemukan adalah kebutuhan untuk membuka diri. Mahasiswa menggunakan second account sebagai tempat untuk mengekspresikan emosi dan pengalaman pribadi yang tidak dapat mereka bagikan di akun utama karena alasan kenyamanan dan keamanan psikologis. Motif kedua adalah keinginan untuk menjaga privasi dan mengontrol audiens. Second account digunakan sebagai alat untuk menyaring siapa saja yang bisa mengakses unggahan mereka. Motif ketiga adalah ekspresi diri tanpa tekanan sosial. Second account memberi kebebasan bagi mahasiswa untuk menjadi diri sendiri tanpa memikirkan estetika, citra sosial, atau penilaian dari orang lain. Motif keempat adalah keinginan untuk menyembunyikan identitas dari lingkungan formal. Banyak informan merasa tidak nyaman jika konten pribadi mereka dilihat oleh dosen, keluarga, atau rekan kerja..
References
Ardiesty, M. T., Arindawati, W. A., & Nayiroh, L. (2022). Motif dan makna second account instagram bagi mahasiswa di kota karawang. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(8), 3118-3126.
Bilqis, T. D., Alfiani, M. R., & Gayatri, F. A. (2024). Dramaturgi Dalam Media Sosial: Second Account Di Instagram Sebagai Self Disclosure. HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 1(2), 155-164.
Bungin, B. (2014). Penelitian Kualitatif, Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Dwi.Hanggini, H. S., Muslihudin, M., & Wulan, T. R. (2023). Representasi Diri dalam Media Sosial TikTok (Studi Panggung Depan dan Panggung Belakang Seleb TikTok Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 30757-30766.
Effendy, O. U. (2017a). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. (T. Surjaman, Ed.). Bandung.
Fitri, A. (2015). Dramaturgi: Pencitraan Prabowo Subianto Di Media Sosial. Jurnal Interaksi, 4(1), 101–108.
Karyaningsih, Ponco Dewi. 2018. Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Samudra Biru.
Kriyantono, Rachmat. 2016. Teknik Praktis Riset Komunikasi Disertai Contoh Praktis Riset Media, Public Relation, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Kencana.
Langga, G. (2023). Dramaturgi Panggung Depan Terdakwa Ferdy Sambo. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 138-148.
Maulidya, S., Alfando, J., & Nurliah, S. P. (2024). Motif Penggunaan Second Account Instagram Sebagai Media Interaksi Diri (Studi Kepada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Tahun 2019 Universitas Mulawarman). Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), 8(3), 830-840.
Meleong Lexy. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Dedy. (2014). Ilmu komunikasi: suatu pengantar. Bandung: PT. Remaja
Nabilah, F., & Sinduwiatmo, K. (2023). Motif penggunaan second account Instagram bagi pelajar SMK Negeri 1 Gempol. Jurnal Nomosleca, 9(1), 105-122.
Nasrullah, Rulli. 2015, Media Sosial Perspektif Komunikasi Budaya dan Sositeknologi. Jakarta: Simbiosa Rekatama Media.
Ngalimun. 2016. Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Praktis. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
Paramesti, A. R., & Nurdiarti, R. P. (2022). Penggunaan Pseudonym di Second Account Instagram dalam Perspektif Etika Digital. Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 11(1), 89-102.
Prihantoro, E., Damintana, K. P. I., & Ohorella, N. R. (2020). Self disclosure generasi milenial melalui second account Instagram. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(3), 312-323.
Putri, S. M., & Apriadi, D. W. (2023). Dramaturgi dalam Motif Sharing di Instagram pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 31-42.
Priyadi, C. (2018). Analisis Dramaturgi Penampilan Anies Baswedan Dalam Kampanye Pilgub 2017. Jurnal Pustaka Komunikasi, 1(2), 339–348.
Restu, E. E., & Triyono, A. (2025). Motif Oversharing sebagai Bentuk Self-disclosure pada Second Account Instagram di Kalangan Generasi
Z. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(4), 1236-1242.
Rizky, F. F. (2022). Motif Penggunaan Second Account Instagram di kalangan Mahasiswi Pendidikan IPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Studi Fenomenologi Alfred Schutz) (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Setiawan, J. V. N., Kusmawati, M. A., & Nadia, H. L. (2024). Motif Penggunaan Second Account Media Sosial Instagram sebagai Konten Humor di Kalangan Generasi Z. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 3, pp. 1067-1076).
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV.Alfabeta.
Syaefulloh, I. (2023). Motif Penggunaan Second Account Instagram Mahasiswa di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 49-62.
Watuseke, C., Warouw, D. M., & Mingkid, E. (2023). Motif Generasi Z dalam berekspresi diri melalui second account di Instagram. Acta Diurna Komunikasi, 5(3), 7-7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 The Journal of Communication Management and Organization

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JCMO provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Articles published in JCMO will be Open-Access articles distributed under the terms and conditions of the Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ that allows others to share — copy and redistribute the material in any medium or format; and adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms: Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use; ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






