https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/issue/feedJurnal Komunikasi Pembangunan dan Human Capital2025-03-27T10:22:11+07:00Open Journal Systems<p><strong>Jurnal Komunikasi Pembangunan Human Capital (JKPHC) </strong>merupakan jurnal yang diterbitkan untuk memberikan wadah bagi akademisi maupun praktisi di bidang<em> Komunikasi Pembangunan Human Capital</em>. JKPHC terbit tiga kali dalam satu tahun Januari, Mei, dan September. Artikel yang diterima dalam jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.</p>https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/article/view/188Etika dalam Aktivitas Komunikasi Interpersonal di Kalangan Siswa MTSS Al-Mujahidin2025-03-22T00:29:28+07:00Muhd Ar. Imam Riauanriauan.communication@gmail.comFikri Idrisimamriauan@comm.uir.ac.idRahmad Alfandiimamriauan@comm.uir.ac.idRayhana Riyani Safitriimamriauan@comm.uir.ac.idMuhammad Agromendra Hafizimamriauan@comm.uir.ac.idHari Anggaraimamriauan@comm.uir.ac.idMuhammat Ali Rustamimamriauan@comm.uir.ac.id<p><em>This article aims to explore the application of interpersonal communication ethics among students of Al-Mujahidin MTsS, located in Gunung Bungsu Village. This article was carried out in the form of community service to develop ethical communication skills among students, both in interactions with teachers and peers. The results of this service show that students tend to demonstrate good communication ethics when interacting with teachers, such as speaking politely and listening without interruption. However, in communication with friends, the application of communication ethics varies greatly. Some students are able to apply respectful behaviour to each other, while others sometimes use unethical language, such as speaking rudely. The study identifies challenges in implementing communication ethics, especially in the use of technology and social media, where unethical behaviour often arises. This is influenced by family environment, education, and peer influence in shaping students' communication ethics.</em></p>2025-03-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/article/view/126Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru2024-01-19T09:34:39+07:00Muhd Ar. Imam Riauanimamriauan@comm.uir.ac.idEka Fitri Qurniawatiekafitri@gmail.comNurul Eka Oktalisanurul@gmail.comUmmu Haniyah Arifinummuhaniyah@gmail.comRafikaratih Aryuni Khomsah MilandryMilandry@gmail.comAmelia Fitriameliafitri@gmail.com<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembekalan informasi tentang pemahaman komunikasi politik sebagai modal pengetahuan dalam melakukan pemilihan pertama bagi pemilih pemula di siswa dan siswi Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru. Komunikasi politik bertujuan untuk menciptakan opini publik, menciptakan citra positif, meningkatkan partisipasi politik masyarakat, dan pemilihan umum. Jumlah peserta pengabdian ini adalah sebanyak 28 orang siswa di kelas XII IPA. Output yang dihasilkan dalam pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan politik dalam pemilihan umum 2024 yang menjadi bahan pertimbangan ketika melakukan pemilihan terhadap calon pemimpin di Indonesia. Siswa diajarkan untuk memperjuangkan kepentingan bangsa baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan pribadi, agama, bangsa, dan negara.</p>2024-01-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/article/view/189Personal Branding, Branding Imag Meningkatkan Branding Image Bagi Angota Majelis Taklim Ihram Sebagai Teladan2025-03-27T00:28:47+07:00amelia fitriameliafitri@comm.uir.ac.idMuhd Ar. Imam Riauanimamriauan@comm.uir.ac.idRestu Nabilaimamriauan@comm.uir.ac.id<p>Era digital memungkin segala hal dipermudah begitupun dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi, hal ini terlihat dari bertransformasinya teknologi keranah yang lebih canggih dan serba instan. Namun era digital ini juga memberi dampak pada masyarakat yang menggunakan media sosial yakni kesulitan dalam menentukan jati dirinya. Begitupun dalam kehidupan bersosial masyarakat. Hasil penelitian ini ini menunjukkan bahwa pentingnya teladan khususnya bagi anggota majelis taklim Ihram sebagai landasan bagi masyarakat sekitar agar memiliki personal branding yang positif dan berguna bagi pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) di lingkungan masyarakat khususnya majelis taklim Ihram dan masyarakat di jl melati II, RT 03, RW 11, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia.</p>2025-04-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/article/view/190Cyber Risk dalam Penggunaan Ruang Digital2025-03-27T10:22:11+07:00Yuly Rahmi Pratiwiyulyrahmipratiwi@comm.uir.ac.idAmelia Fitriameliafitri297@comm.uir.ac.idRoiyatul Ruqayahyulyrahmipratiwi@comm.uir.ac.idRestu Nabilayulyrahmipratiwi@comm.uir.ac.id<p>Ruang digital juga melahirkan beberapa dampak negatif seperti <em>cyber-bullying, cyberattacks</em>, penipuan <em>online</em>, pencurian identitas, penyebaran hoax, pembajakan akun dan sebagainya. Walaupun hal ini terjadi di dunia maya, namun dampak negatif tersebut juga akan mempengaruhi kehidupan nyata. Pelatihan keamanan bermedia digital dan perlindungan anak secara digital sangat minim di Indonesia. Atas dasar tersebut, generasi <em>baby boomers</em> mau tidak mau harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Generasi <em>baby boomers</em> sering dipandang sebagai masyarakat yang gagap teknologi dan sering dicap ketinggalan zaman. Keterbatasan kemampuan <em>baby bomers</em> dalam penguasaan teknologi terutama di media digital membuat mereka rentan mengalami resiko siber maupun acaman kejahatan siber. Berdasarkan observasi awal di Majlis Ihram Riau dengan jumlah anggota 30 orang dengan rata-rata anggota dari segi umur masuk pada kategori Gen-X atau dikenal dengan <em>baby boomer</em>. Hasil wawancara dengan Guru Majlis Ihram Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majlis Ihram Riau menyatakan bahwa banyak dari anggota yang masih belum mengenali resiko siber dalam penggunaan ruang digital. Kebiasannya hanya bermain media sosial untuk mendapatkan hiburan. Untuk itu, perlu diadakan seminar dan pelatihan bagi <em>baby boomers</em> yang dalam pengabdian ini merupakan ibu-ibu Majlis Ihram Riau agar didapatkannya gambaran yang nyata mengenai resiko dan ancaman di ketika berselancar di ruang digital. Serta didapatkannya praktik nyata cara pengenalan dan meningkatkan kapasitas literasi digital. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman mengenai resiko siber dan kapasitas ibu-ibu anggota Majlis Ihram Riau dalam penggunaan ruang digital.</p>2025-08-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025