Tinjauan analisis kondisi fisik atlet bolavoli

Authors

  • Desra Lisma Candri Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Novri Gazali Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia

Keywords:

Kondisi fisik, atlet, bolavoli

Abstract

Latar Belakang Masalah: Dalam dunia olahraga, peningkatan kondisi fisik merupakan faktor krusial dalam mencapai performa optimal. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terhadap kondisi fisik atlet bolavoli di Kabupaten Kuantan Singingi, dengan studi kasus pada tim bolavoli Kuantan Sako.  Tujuan Utama: Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara komprehensif dan kuantitatif kondisi fisik atlet bolavoli tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 15 atlet bolavoli Kuantan Sako sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui pengukuran daya tahan aerobik (bleep test), kecepatan (lari 100 meter), kelincahan (tes agility t-test), dan daya ledak otot tungkai (vertical jump). Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat daya tahan aerobik berada pada kategori sedang, menegaskan kemampuan atlet dalam menjalani latihan intensitas tinggi. Sementara itu, tingkat kecepatan dan kelincahan juga ditemukan pada kategori sedang, memberikan gambaran mengenai aspek-aspek yang dapat ditingkatkan melalui latihan terfokus.  Kesimpulan: Dalam konteks daya ledak otot tungkai, atlet bolavoli Kuantan Sako menunjukkan tingkat yang seimbang, mencapai kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, kondisi fisik atlet bolavoli Kuantan Sako Kabupaten Kuantan Singingi berada pada tingkat sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memahami profil kondisi fisik atlet bolavoli lokal, dengan menyoroti aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Implikasi dari temuan ini dapat membantu pelatih dan pengambil keputusan olahraga dalam mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif untuk meningkatkan performa atlet bolavoli di masa depan.

References

Amin, H., & Adnan, A. (2020). Studi tentang beberapa komponen kondisi fisik atlet bolavoli SMK Negeri 1 Kota Solok. Jurnal Patriot, 2(1), 266–277. https://doi.org/10.24036/patriot.v2i1.654

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Pendekatan Suatu Praktek. Rineka Cipta.

Bafirman, B., & Wahyuri, A. (2019). Pembentukan kondisi fisik.

Darmawan, Zam, R., Padli, Alnedral, & Masrun. (2020). Kontribusi Antara Motivasi dan Koordinasi Mata-Tangan Dengan Keterampilan Servis Bawah Bolavoli. Jurnal Patriot, 2(3), 860–873. https://doi.org/10.24036/PATRIOT.V2I3.676

Mack, A. A., Baron, D., & Reinert, J. (2023). The role of mental health care in reaching optimal performance in sports. Sports Psychiatry, 4, 121–123. https://doi.org/10.1024/2674-0052/a000050

Pujianto, A. (2015). Profil Kondisi Fisik dan Keterampilan Teknik Dasar Atlet Tenis Meja Usia Dini Di Kota Semarang. Journal of Physical Education Health and Sport, 2(1), 38–42. https://doi.org/10.15294/jpehs.v2i1.3941

Rahmani, M. (2014). Buku Super Lengkap Olahraga. Dunia Cerdas.

Vinet, L., & Zhedanov, A. (2011). A “missing” family of classical orthogonal polynomials. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 43. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

.

Downloads

Published

2023-06-28

How to Cite

Candri, D. L., & Gazali, N. (2023). Tinjauan analisis kondisi fisik atlet bolavoli. Journal Research of Sports and Society, 2(1), 14–19. Retrieved from https://journal.rc-communication.com/index.php/JRSS/article/view/122