Instagram sebagai Media Komunikasi Pemasaran pada Kegiatan Bujang Dara Kabupaten Kepulauan Meranti
DOI:
https://doi.org/10.55985/jsmm.v2i1.233Keywords:
Instagram, Komunikasi Pemasaran, Bujang DaraAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana instagram digunakan sebagai media promosi bujang dara Kabupaten Kepulauan Meranti, agar kegiatan bujang dara tersebut tersampaikan kepada kaum milenial dengan baik, media sosial instagram saat ini memang banyak digunakan dalam sarana promosi dikarenakan fitur-fitur instagram memiliki yang dibutuh dalam sarana promosi. Instagram merupakan sebuah aplikasi micro blogging yang mempunyai fungsi utama sebagai sarana mengunggah foto dan video secara instan, menjadi salah satu alasan bagi ikatan bujang dara mengunakan instagram sebagai media promosi. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan mengunakan teknik purposive sampling, informan dalam penelitian ini adalah kepala pengurusan ikatan bujang dara Kepulauan Meranti, admin bujang dara Kepulauan Meranti, mantan bujang dara Kepulauan Meranti, instagramable, pakar periklanan, pakar media sosial. Hasil penelitian bahwa akun instagram @budarkepulauanmeranti menjalankan beberapa aspek dari teori 7C framework yaitu context dan content tampilan foto dan video serta penulisan caption yang menarik sehingga dengan mudah informasi yang didapatkan oleh followers, connection mempermudah penguna medapatkan informasi sekali klik dengan mengunakan hastag, communication antara admin dan followers dikolom komentar dan direct message yang menujukan positif, commerce kerjasama yang dibangun untuk medapatkan keuntungan bagi kedua pihak pengurus ikatan bujang dara dengan sponsor, community berkolaborasi untuk menyebarkan informasi secara luas.
Downloads
References
Alwasilah, A. C. (2002). Pokoknya kualitatif: Dasar-dasar merancang dan melakukan penelitian kualitatif. Dunia Pustaka Jaya.
Ardial. (2014). Paradigma dan model penelitian komunikasi. Bumi Aksara.
Atmoko Dwi, B. (2012). Instagram handbook tips fotografi ponsel. Media Kita.
Burhan. (2005). Metode penelitian sosial. UIN Jakarta Press.
Dianastuti, A. W. (2015). Penggunaan Instagram sebagai media promosi kuliner Kota Semarang (Studi kasus pada komunitas online @jakulsemarang) [Skripsi, Universitas Diponegoro].
Donni, P. S. (2014). Manajemen komunikasi mengembangkan bisnis berorientasi pelanggan. Alfabeta.
Effendy, O. U. (2003). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek (cetakan ke-19). Remaja Rosdakarya.
Exrush.com. (n.d.). Kelebihan dan kekurangan Instagram sebagai media promosi. https://exrush.com/kelebihan-dan-kekurangan-instagram-sebagai-media-promosi
Gumilar, G. (2015). Pemanfaatan Instagram sebagai sarana promosi oleh pengelola industri kreatif fashion di Kota Bandung [Skripsi, Universitas Padjadjaran].
Hermawan, A. (2012). Komunikasi pemasaran. Ciracas, Jakarta.
Indika, D. R., & Jovita, C. (2017). Media sosial Instagram sebagai sarana promosi untuk meningkatkan minat beli konsumen [Skripsi].
Irma, A. (2017). Peran Instagram sebagai media komunikasi pemasaran bisnis online [Skripsi].
Kotler, P., & Armstrong, G. (2004). Dasar-dasar pemasaran (A. Sindoro, Trans.; edisi ke-9, jilid 1). Indeks.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran (B. Sabran, Trans.; edisi ke-12, jilid 2). Indeks.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2008). Manajemen pemasaran (Jilid I, edisi ke-13). Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2012). Marketing management (14th Global ed.). Pearson.
Liputan6.com. (2017). 3 media sosial favorit pengguna internet Indonesia. https://www.liputan6.com/tekno/read/2634027/3-Media-Sosial-favorit-pengguna-internet-indonesia
McQuail, D. (2011). Teori komunikasi massa (Edisi ke-6, Buku 1). Salemba Humanika.
Moleong, L. J. (2005). Metode penelitian kualitatif. Rosdakarya.
Morissan. (2010). Periklanan: Komunikasi pemasaran terpadu. Prenada Media Group.
Morissan. (2014). Teori dan riset media siber. Prenada Media Group.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial. Remaja Rosdakarya.
Nuruddin. (2011). Pengantar komunikasi massa. Raja Grafindo Persada.
Patilima, H. (2005). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Pousttschi, K., & Wiedemann, D. G. (2010). Handbook of research on mobile marketing management. Business Science Reference.
Prihadi, D. (2018). Pengaruh kemampuan e-commerce dan promosi di media sosial terhadap kinerja pemasaran [Skripsi, Universitas Pancasakti Tegal].
Reservasi.com. (n.d.). Festival perang air Selatpanjang Riau jadi event tahunan Imlek yang selalu dinanti. https://blog.reservasi.com/festival-perang-air-selatpanjang-riau-jadi-event
Sondakh, R. A., Erawan, E., & Wibowo, S. E. (2019). Pemanfaatan media sosial Instagram pada akun @Geprekexpress dalam mempromosikan restoran Geprek Express [Skripsi].
Sugiyono. (2004). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.
Tribunnews.com. (2015, May 18). Camat Tebingtinggi Timur matangkan festival sagu. http://meranti.tribunnews.com/2015/05/18/camat-tebingtinggi-timur-matangkanfestival-sagu
Wahyuni, S. (2019). Pengaruh konten Instagram @SMRFOODIES terhadap minat beli followers [Skripsi].
Wikipedia contributors. (n.d.). Kabupaten Kepulauan Meranti. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kepulauan_Meranti
Yusuf, M. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan penelitian gabungan. PT Fajar Interpratama Mandiri.
Zarella, D. (2010). The social media marketing book. Serambi Ilmu Semesta.






