Analisis Etika Komunikasi pada Pemanfaatan Media Sosial Merujuk Pasal 27 UU ITE Studi pada Siswa Bengkalis
DOI:
https://doi.org/10.55985/jsmm.v3i1.237Keywords:
Etika Komunikasi, UU ITE, Pemanfaatan FacebookAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebebasan pengunaan media sosial telah menggeser nilai norma dan etika dalam berkomunikasi yang baik terutama melalui media sosial facebook oleh kalangan remaja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana penerapan pada Undang-Undang ITE Pasal 27 sebagai dasar etika komunikasi di media sosial facebook pada remaja. Metode yang di gunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan subjek penelitian pada siswa SMAN 3 Mandau kelas X (sepuluh), pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi dan penerapan UU ITE Pasal 27 oleh remaja melalui media sosial facebook belum berjalan dengan baik. Terdapat etika komunikasi yang belum dapat diterapkan oleh remaja seperti penggunaan kata-kata kasar, tulisan yang menggunakan muatan kesusilaan, perjudian, penghinaan serta pencemaran nama baik. Terdapat etika komunikasi yang dapat diterapkan oleh remaja yakni tidak provokatif, unsur kesusilaan dalam konteks pornografi, tidak melakukan tindakan pemerasan dan pengancaman. Para remaja tidak menyadari adanya unsur pelanggaran etika komunikasi di media sosial facebook karena dianggap sebagai sebuah candaan sesama teman dan bentuk keakraban. Sehingga diperlukan adanya pemahaman dan pengetahuan mengenai etika komunikasi melalui media sosial yang telah tertuang pada Undang-Undang ITE agar remaja dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan tidak melakukan pelanggaran etika komunikasi.
Downloads
References
Ardianto, E. (2011). Metode penelitian untuk public relations. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Dinatha Mahendra Ngurah. (2017). Pemanfaatan media sosial Facebook untuk menilai sikap ilmiah (afektif) mahasiswa. STIP Citra Bakti, Nusa Tenggara Timur.
Fitriani, Y. (2017). Analisis pemanfaatan berbagai media sosial sebagai sarana penyebaran informasi bagi masyarakat. AMIK BSI Bekasi.
McQuail, D. (2010). McQuail’s mass communication theory. Netherlands: SAGE Publications Ltd.
Mulawarman, A. (2017). Perilaku pengguna media sosial beserta implikasinya ditinjau dari perspektif psikologi sosial terapan. Jurusan Bimbingan dan Konseling, FIP, Universitas Negeri Semarang; Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Soegijapranata.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial perspektif komunikasi, budaya dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nur, I., & Muhammad. (2020). Bermedia sosial dalam perspektif maqashid syari’ah (membangun komunikasi di media sosial berdasarkan etika). Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
Nurrizka Fitrah. (2016). Peran media sosial di era globalisasi pada remaja di Surakarta: Suatu kajian teoritis dan praktis terhadap remaja dalam perspektif perubahan sosial. Fakultas FISIP, Universitas Tanjungpura.
Nurudin. (2012). Media sosial baru. Yogyakarta: Mata Padi.
Prasanti, D., & Indriani, S. S. (2017). Etika komunikasi dalam media sosial bagi ibu-ibu PKK di Desa Mekarmukti Kab. Bandung Barat: Studi deskriptif kualitatif tentang etika komunikasi dalam media sosial bagi ibu-ibu PKK di Desa Mekarmukti Kab. Bandung Barat. Profetik Jurnal Komunikasi, 10(1).
Puntoadi, P. (2011). Meningkatkan penjualan melalui media sosial. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja (Edisi ke-6). Jakarta: Erlangga.
Siswanto Tito. (2013). Optimalisasi sosial media sebagai media pemasaran usaha kecil menengah. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.
Soekanto, S. (2009). Sosiologi perubahan sosial (hal. 262). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Suryani, I. (2014). Pemanfaatan media sosial sebagai media pemasaran produk dan potensi Indonesia dalam upaya mendukung ASEAN Community 2015 (studi social media marketing pada Twitter Kemenparekraf RI dan Facebook Disparbud Provinsi Jawa Barat). Bina Sarana Informatika, Jakarta.
Thalib, S. B. (2010). Psikologi pendidikan berbasis analisis empiris aplikatif. Jakarta: Kencana Media Group.






