Cyber Risk dalam Penggunaan Ruang Digital

Authors

  • Yuly Rahmi Pratiwi Universitas Islam Riau
  • Amelia Fitri Universitas Islam Riau
  • Roiyatul Ruqayah Universitas Islam Riau
  • Restu Nabila Universitas Islam Riau

Keywords:

Literasi Digital, Cyber Risk, Cakap Digital, Baby Boomer, Majlis Ihram Riau

Abstract

Ruang digital juga melahirkan beberapa dampak negatif seperti cyber-bullying, cyberattacks, penipuan online, pencurian identitas, penyebaran hoax, pembajakan akun dan sebagainya. Walaupun hal ini terjadi di dunia maya, namun dampak negatif tersebut juga akan mempengaruhi kehidupan nyata. Pelatihan keamanan bermedia digital dan perlindungan anak secara digital sangat minim di Indonesia. Atas dasar tersebut, generasi baby boomers mau tidak mau harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Generasi baby boomers sering dipandang sebagai masyarakat yang gagap teknologi dan sering dicap ketinggalan zaman. Keterbatasan kemampuan baby bomers dalam penguasaan teknologi terutama di media digital membuat mereka rentan mengalami resiko siber maupun acaman kejahatan siber. Berdasarkan observasi awal di Majlis Ihram Riau dengan jumlah anggota 30 orang dengan rata-rata anggota dari segi umur masuk pada kategori Gen-X atau dikenal dengan baby boomer. Hasil wawancara dengan Guru Majlis Ihram Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majlis Ihram Riau menyatakan bahwa banyak dari anggota yang masih belum mengenali resiko siber dalam penggunaan ruang digital. Kebiasannya hanya bermain media sosial untuk mendapatkan hiburan. Untuk itu, perlu diadakan seminar dan pelatihan bagi baby boomers yang dalam pengabdian ini merupakan ibu-ibu Majlis Ihram Riau agar didapatkannya gambaran yang nyata mengenai resiko dan ancaman di ketika berselancar di ruang digital. Serta didapatkannya praktik nyata cara pengenalan dan meningkatkan kapasitas literasi digital. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman mengenai resiko siber dan kapasitas ibu-ibu anggota Majlis Ihram Riau dalam penggunaan ruang digital.

References

Tsaniyah, N., & Juliana, K. A. Literasi digital sebagai upaya menangkal hoaks di era disrupsi. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2019: 4(1), 121-14.

Niyu, N., & Gerungan, A. (2022). Literasi Digital: Mengenal Cyber Risk dan Aman Dalam Bermedia Digital. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1-9.

Niyu, N., & Purba, H. (2021). E-Safety: Keamanan Di Dunia Maya Bagi Pendidik Dan Anak Didik. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 4, 729-737.

DQ Institute. (2020). 2020 COSI Report.

APJII. (2024). Jumlah Pengguna Internet Indonedia Tembus 221 Juta. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Autry, A.J. and Berge, Z. (2011), "Digital natives and digital immigrants: getting to know each other", Industrial and Commercial Training, Vol. 43 No. 7, pp. 460- 466. https://doi.org/10.1108/00197851111171890.

Chokshi, N. (2019, 10 Januari). Older People Shared Fake News on Facebook More Than Others in 2016 Race, Study Says - The New York Times. Diakses dari https://www.nytimes.com/2019/01/10/us/politics/facebook-fake-news-2016-election.html

Abrar, W. A. (2020). Literasi Media Sosial Di Kalangan Generasi Baby Boomer di Kota Padang. Universitas Airlangga.

Akbar, Caesar. 2021. “6 Kasus Kebocoran Data Pribadi Di Indonesia.” Tempo.Co. Retrieved (https://nasional.tempo.co/read/1501790/6-kasus-kebocoran-data-pribadi-di-indonesia).

Downloads

Published

2025-08-24

How to Cite

Pratiwi, Y. R., Fitri, A., Ruqayah, R., & Nabila, R. (2025). Cyber Risk dalam Penggunaan Ruang Digital. Jurnal Komunikasi Pembangunan Dan Human Capital, 1(1), 25–32. Retrieved from https://journal.rc-communication.com/index.php/JKPHC/article/view/190

Issue

Section

Jurnal Komunikasi Pembangunan dan Human Capital